Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Kreatif ,Obsesif dan Inspiratif

1.Kreatif ,Men! Agar hidup lebih bergairah tak mudah menyerah dan kalah oleh masalah.
   Kreatif= Kere + Aktif

2.Obsesif . Obrolan selalu ide-ide inspiratif.
   Kamu dikenal dari apa yang kamu bicarakan dan ide-ide yang jelas kamu lontarkan.

3.Inspiratif .Instal selalu pikiran brilian untuk aktifkan perubahan.
  Kamu dikenal dari Inspirasi yang dikembangkan untuk memberikan warna perubahan dan pergaulan.


Referensi:
Buku Dead Line Your Life oleh Solikhin Abu Izzudin-Halaman 196-197

"Kenapa Aku,Kamu,Dia,dan Mereka diuji (2)"



Terpaku pada lembaran masa lalu
berarti menyia-nyiakan masa kini,
membuang-buang potensi,serta
mengabaikan masa di hadapan mata.

Banyak orang di dunia ini
yang mengkhawatirkan datangnya
kelaparan,penyakit,kemiskinan, dan
berbagai musibah.Ia merupakan
kurikulum pelajaran setan.

Jiwa Anda baru tenag dan segala waswas
baru bisa hilang ketika Anda meyakini
adanya takdir dan ketentuan.pena
telah kering.Karena itu,jangan biarkan 
diri Anda menderita.Jangan mengira
Anda mampu mencegah dinding yang
runtuh,menghadang air yang tumpah,
menghadang angin yang berhembus,serta
menahan kaca yang hendak pecah.

Berikan kabar gembira kepada malam
bahwa fajar akan tiba;mulai dari puncak
pegunungan hingga ke lembah-lembah.
berikan kabar gembira kepada orang
yang sedang risau bahwa jalan keluar
akan segera datang secepat cahaya
dan sekejap mata.

Kebahagiaan dan ketentraman
Anda bergantung kepda sejauh
mana kekuatan dan kehangatan
iman Anda.

Orang muslim adalah yang orang lain
selamat dari lisan dan tangannya.Orang
mukmin adalah yang darah dan harta
orang lain selamat darinya.

Wahai yang Mengeluh dan meratapi 
derita,yang terguncang oleh berbagai
musibah,yang diombang-ambingkan
oleh ujian,mari serulah nama-Nya
yang suci.

Referensi:
Buku:ya Allah,
Kenapa Aku
Diuji
(Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

Penghalang suatu impian


Ada dua(2) yang membatasi atau menghalangi tercapainya suatu impian:
  • Kecenderungan mengubah impian sebelum realisasi
    • Berbagai pengaruh ambisi yang terkendali—impian yang tidak terkendali dan tidak terarah

    Impian merupakan alat untuk kita manfaatkan menuju sukses.impian diabdikan kepada kehendak kita ,seperti seorang pelayan terhadap tuannya.

    Bila dapat dikendalikan maka ia merupakan pelayan yang setia.
    Kunci (?) ditangan Anda sekarang adalah belajar mengendalikan impian Anda jadikanlah ia seorang pembantu dan pendorong yang kuat.
    Referensi:
    Buku Tujuh Mata Pedang keberhasilan oleh Fery Muhammad SE


    "Gunakan kegagalan sebagai batu loncatan"

    Kegagalan bukan sesuatu yang fatal atau bersifat final.

    Kenyataannya,ia bisa menjadi batu loncatan untuk kesuksesan.

    Ahli kepemimpinan,Warren Bennis,
    Mewawancarai 76 orang tokoh utama bangsa dari berbagai bidang dan menemukan bahwa tidak seorangpun dari mereka yang memandang kesalahan-kesalahan mereka sebagai kegagalan-kegagalan.

    Ketika berbicara mengenai semua itu,mereka mengaitkan dengan 'Pengalaman belajar'

    Referensi:
    Buku Tujuh Mata Pedang Keberhasilan oleh Fery Muhammad SE

    Menetapkan Tujuan Hidup

    Tujuan dan Impian merupakan dua(2) hal yang berbeda.

    Impian Merupakan Tujuan jangka panjang

    Setiap kali Anda ingin memegangnya,ternyata ia masih jauh berada di depan.

    Sedangkan tujuan ditetapkan secara lebih jelas dan lebih khusus,

    sekalipun untuk mencarinya mungkin pula dibutuhkan waktu yang agak lama

    Tujuan Hidup

    Ada tiga(3) hal yang menjadi ciri suatu tujuan:
    1.Konkret
      Tujuan merupakan aksi yang konkret yang dapat dan akan kita lakukan.

    2.Dapat Diukur

    3.Jarak waktu tertentu

      Seringkali kunci sukses seseorang terdapat pada tujuan yang telah ditetapkannya dengan baik.
      Seseorang pakar bisnis terkemuka Sallust mengatakan,
      
      "Setiap orang adalah arsitek bagi nasibnya sendiri".Percayakah Anda..?

    Referensi:
    Buku Tujuh  Mata Pedang Keberhasilan oleh Fery Muhammad SE

    Hadits,"Mengecap Manisnya Iman dengan Cinta"

    Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu beliau berkata,
    Rasulullah SAW bersabda,

    "Ada tiga(3) hal,barang siapa yang tiga(3) hal itu ada padanya,
    maka ia akan mendapatkan manisnya keimanan:

    Allah dan Rasul-nya lebih ia cintai daripada selain keduanya;

    Tidaklah ia mencintai seseorang kecuali karena Allah;

    Seorang yang tidak mau kembali kedalam kekufuran,
    sebagaimana ia benci untuk dilemparkan kedalam api neraka."

    [H.R. Al-Bukhari dan Muslim]

    referensi:
    dibaca di Majalah Tashfiyah edisi 02

    "Kenapa Aku,Kamu,Dia,dan Mereka diuji (1)"

     



    Bencana dan Ujian bagi seorang mukmin 
    layaknya yang bisa menghilangkan 
    berbagai penyakit yang jika dibiarkan 
    justru akan membahayakannya,mengikis 
    pahalanya, dan menurunkan derajatnya.

    Setiap orang pasti merasakan ujian,
    baik mukmin maupun kafir.Namun,kaum
    mukmin akan merasakan penderitaan di 
    dunia terlebih dahulu,tetapi pada akhirnya
    akan merasakan buah yang manis,baik
    di dunia maupun di akhirat.Sebaliknya,
    orang kafir,munafik, dan pendosa 
    akan merasakan kenikmatan dan kesenangan
    terlebih dahulu,tetapi ujungnya mereka
    merasakan penderitaan.

    Kesempitan didunia tidak ada yang abadi.
    Cepat atau lambat ia pasti berlalu dan
    digantikan kelapangan.Kesulitan pasti 
    digantikan kemudahan.Sebab jika tidak,
    hal itu akan mengurangi nilai kekuasaan
    Yang MahaKuasa,bertentangan dengan
    aturan yang telah ditetapkan oleh Yang
    MahaKuasa, dan berlawanan dengan 
     kehendak Yang Maha Mengetahui.

    Tertimpa musibah memang menyakitkan,
    tetapi tidak selamanya demikian.
    musibah itu seperti tamu.Ia pasti akan
    meninggalkan kita.Sedikit demi sedikit
    menjauh lalu menghilang sampai akhirnya
    benar-benar tidak kelihatan.

    Jika seseorang tidak pernah merasakan
    pahitnya sebuah penderitaan,engkau
    akan melihat hidupnya gelisah dan
    bingung,lantaran ia hanya menjalani satu
    kondisi yang statis dan membosankan.
    Berlama-lama dalam satu keadaan pasti
    akan memberatkan.pergantian dari satu
    keadaan ke keadaan lainnya melahirkan
    satu kenikmatan,kegembiraan dan
    kesenangan tersendiri.

    Apabila musibah telah mencapai 
    puncaknya,giliran kemudahandan
    kelapangan datang.Itulah aturan
    yang telah Allah tetapkan untuk alam
    dan tidak akan pernah berubah.

    Apabila seorang hamba gagal
    menadapatkan bantuan dari sesama
    manusia dan sudah putus asa terhadapnya
    mereka,niscaya dalam hatinya timbul
    harapan kepada Tuhannya dan mengajukan
    permohonannya.Allah yang Maha Esa
    pasti mengabulkan permohonanya,
    menghilangkan keburukan yang 
    menimpanya,menyingkirkan kesedihan
    yang menyelimutinya,menggantikan 
    kesempitan dengan kelapangan,
    kedukaannya dengan kegembiraan, dan
    kesusahannya dengan kebahagiaan.


    Referensi:
    Buku:ya Allah,
    Kenapa Aku
    Diuji
    (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)